Jumat, 26 Maret 2010

Pengertian Dinamika Kelompok

A. PENGERTIAN DINAMIKA KELOMPOK

Manusia sebagai makhluk sosial memerlukan kebutuhan sosial atau afliasi. Manusia bukan makhluk soliter, sehingga keterasingan akan mampu membuatnya menderita. Keadaan dan sifat sosial manusia dapat dimanfaatkan dalam kehidupan berorganisasi. Manusia ingin bekerja bersama-sama dengan orang lain. Secara logis, manusia juga tidak akan mampu bekerja sendiri untuk menyelesaikan tugas-tugas.
Dari pemahaman sosiologi, manusia selalu ingin berinteraksi dengan manusia lain, terutama dalam usahanya memenuhi kebutuhan hidupnya melalui kegiatan bekerja. Keterasingan dalam kelompok kerja akan dihindari sedapat mungkin. Oleh karena itu, manusia akan menyesuaikan perilakunya terhadap perilaku organisasi. Demikian pula orang lain akan meminta bantuan kepada seseorang. Keadaan ini akan menumbuhkan saling kepercayaan dan saling tolong menolong dalam melaksanakan tugas,sehingga kelompok tersebut akan berkembangdan secara dinamis akan bergerak maju untuk dapat menyelesaikan tugas-tugas kelompok dalam predikat kinerja yang positif atau produktivitas tinggi.
Cara kelompok berkembang berkaitan dengan cara penanganan kelompok terhadap tiga aspek penting kehidupan kelompok, yaitu :
1. Peranan dan kegiatan yang dilaksanakan oleh para anggota kelompok
2. Norma-norma dan perbedaan status yang muncul ketika para anggota kelompok berinteraksi
3. Konflik yang muncul karena persaingan antar anggota.
Interaksi antara kebutuhan-kebutuhan perorangan, kebutuhan dan tujuan, serta peranan kelompok, norma-norma dan konflik dalam berfungsinya kelompok disebut dinamika kelompok (group dynamic).
Dinamika kelompok tersebut juga dapat dilihat dari sisi “kegiatan beberapa anggota kelompok yang bekerja sama dan berperan secara terpadu, saling hormat menghormati peranan masing-masing guna mencapai tujuan kelompok”.
Proses sosial yang memungkinkan anggota organisasi saling berinteraksi secara langsung dalam kelompok kecil juga disebut dengan dinamika kelompok. Apa arti dinamika kelompok sebenarnya secara harfiah ? kata “dinamika” berasal dari bahasa Yunani yang berarti “kekuatan” atau ”gerak yang timbul sendiri”. Sedangkan kelompok, dalam arti sempit, mempunyai arti “sekumpulan individu” yang saling berinteraksi. Dinamika kelompok berarti “kekuatan yang ada didalam kelompok”. Secara rinci dan luas, kelompok itu sendiri dapat diartikan berbeda-beda menurut berbagai sudut pandang, antara lain dari sudut pandang :

1. Persepsi
2. Segi Organisasi
3. Segi Motivasi
4. Segi Interaksi

B. ARTI PENTING DINAMIKA KELOMPOK

Salah satu peristiwa yang akhirnya memunculkan arti penting dinamika kelompok adalah hasil penelitian Elton Mayo, dkk Tahun 1920-an dan 1930-an di Hawthorne. Dalam penelitiannya, Elton Mayo menunjukkan bahwa para karyawan cenderung membentuk kelompok informal yang dapat mempengaruhi kepuasan dan keefektifan kerja.
Setiap kelompok mempunyai kandungan masing-masing yang berbeda dengan kandungan individu-individu yang membentuk kelompok. Satu kelompok yang terdiri dari dua orang, misalnya bukan berarti hanya terjadi hubungan dua orang itu saja, akan tetapi boleh jadi keduanya membentuk penjumlahan menjadi tigas, karena terdapat interaksi keduanya.
Dinamika Kelompok adalah metode dan proses yang bertujuan meningkatkan nilai kerja sama kelompok yang dilandasi terutama oleh prinsip-prinsip :
1) “gestalt psychology”, yaitu “Keseluruhan lebih besar daripada penjumlahan bagian-bagiannya” (“the whole is greater than the sum of its parts”) dan
2) Nilai kerja sama kelompok bergantung pada interaksi dan perilaku para anggotanya.
Dari prinsip-prinsip tersebut dapat diketahui, adanya :
1. Hubungan yang saling bergantung dan saling menunjang antara seluruh jajaran kelompok, baik antara sesama karyawan atau antara karyawan dan manajernya.
2. Pengambilan keputusan dan penggunaannya, termasuk pengawasan dilakukan oleh semua anggota kelompok.
3. Interaksi dan perilaku yang demikian tadi dimaksudkan agar sasaran atau tujuan kelompok dapat dicapai.

0 comments:

Poskan Komentar